Asbabun Nuzul Surat al Hujuraat (3) | KHQ. Shaleh dkk



سورة الحجرات 12

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ (12)

Terjemahan Surat al Hujuraat ayat 12

12. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
--------------------
Asbabun Nuzul Surat al Hujuraat, KHQ. Shaleh dkk, Terjemahan Surat al Hujuraat

Asbabun Nuzul Surat al Hujuraat ayat 12

Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Ibnu Juraij bahwa ayat ini (al-Hujurat: 12) turun berkenaan dengan Salman al Farisi yang bila selesai makan, suka terus tidur dan mendengkur. Pada waktu itu ada orang yang menggunjing perbuatannya. Maka turunlah ayat ini (al Hujurat: 12) yang melarang seseorang mengumpat dan menceritakan keaiban orang lain.

--------------------

سورة الحجرات 13

يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ (13)

Terjemahan Surat al Hujuraat ayat 13

13. Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
--------------------

Asbabun Nuzul Surat al Hujuraat ayat 13

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersuber dari Ibnu Abi Mulaikah bahwa fat-hu Makkah (penaklukan kota Mekah), Bilal naik ke atas Ka’bah untuk mengumandangkan azan. Beberapa orang berkata: “Apakah pantas budak hitam ini azan di atas Ka’bah ?” Maka berkatalah yang lain: “Sekiranya Allah membenci orang ini, pasti Dia akan menggantinya.” Ayat ini (al-Hujurat: 13) turun sebagai penegasan bahwa dalam Islam tidak ada diskriminasi, yang paling mulia adalah yang paling bertakwa.

Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir di dalam kitab Mbhamaat-nya (yang ditulis tangan oleh Ibnu Basykuwal), yang bersumber dari Abu Bakr bin Abin Dawud di dalam tafsir-nya bahwa ayat ini (al-Hujurat: 13) turun berkenaan dengan Abu Hind yang akan dikawinkan oleh Rasulullah saw. kepada seorang wanita Bani Bayadlah. Bani Bayadlah berkata: “Wahai Rasulullah, pantaskah kalau kami mengawinkan putri-putri kami kepada bekas budak-budak kami ?” Ayat ini (al-Hujurat: 13) turun sebagai penjelasan bahwa dalam Islam tidak ada perbedaan antara bekas budak dan orang merdeka.

--------------------

سورة الحجرات 17

يَمُنُّونَ عَلَيْكَ أَنْ أَسْلَمُوا قُلْ لَا تَمُنُّوا عَلَيَّ إِسْلَامَكُمْ بَلِ اللَّهُ يَمُنُّ عَلَيْكُمْ أَنْ هَدَاكُمْ لِلْإِيمَانِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (17)

Terjemahan Surat al Hujuraat ayat 17

17. Mereka merasa Telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: “Janganlah kamu merasa Telah memberi nikmat kepadaku dengan keislamanmu, Sebenarnya Allah, dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar.”
--------------------

Asbabun Nuzul Surat al Hujuraat ayat 17

Diriwayatkan oleh ath-Thabarani dengan sanad yang hasan, yang bersumber dari ‘Abdullah bin Abi Aufa. Diriwayatkan pula oleh al-Bazzar dari Sa’id bin Jubair yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Dan diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari al-Hasan, disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada waktu fat-hu Makkah. Bahwa sebagian bangsa Arab berkata: “Wahai Rasulullah. Kami beriman dan tidak memerangi tuan, akan tetapi suku yang lain memerangi tuan.” Ayat ini (al-Hujurat: 17) turun melukiskan sifat-sifat orang yang merasa berjasa karena masuk Islam.

Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad yang bersumber dari Muhammad bin Ka’b al-Qurazhi bahwa pada tahun ke-9 Hihjriyah sepuluh orang dari Bani Asad menghadap Rasulullah saw. diantaranya terdapat Thulaihah bin Kuwailid. Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang berada di masjid bersama para shahabatnya. Berkatalah juru bicara mereka: “Ya Rasulullah, kami percaya bahwa tidak ada tuhan melainkan Allah Yang Maha Tunggal, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan sesungguhnya tuan adalah Hamba dan utusan-Nya. Kami datang menghadap tuan, walaupun tuan belum pernah mengirim utusan kepada kami, dan kami bertanggung jawab atas orang-orang yang ada di belakang kami.”

Ayat ini (al-Hujurat: 17) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang melukiskan orang-orang yang merasa berjasa, dan karenanya mereka merasa berhak mendapat balas jasa.

Diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur di dalam Kitab Sunan-nya, yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa segolongan orang Arab dari Bani Asad menghadap Nabi saw. sambil berkata: “Kami datang kepada tuan untuk masuk Islam. Kami tidak pernah memerangi tuan.” Allah menurunkan ayat ini (al-Hujurat: 17), yang melukiskan adanya orang-orang yang menuntut balas jasa karena merasa berjasa telah masuk Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar