Tampilkan postingan dengan label 077. Surat al Mursalaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 077. Surat al Mursalaat. Tampilkan semua postingan

Asbabun Nuzul Surat al-Mursalaat ayat 48 | KHQ. Shaleh dkk

سورة المرسلات
بسم الله الرحمن الرحيم
وَالْمُرْسَلَاتِ عُرْفًا (1) فَالْعَاصِفَاتِ عَصْفًا (2) وَالنَّاشِرَاتِ نَشْرًا (3) فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا (4) فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا (5) عُذْرًا أَوْ نُذْرًا (6) إِنَّمَا تُوعَدُونَ لَوَاقِعٌ (7) فَإِذَا النُّجُومُ طُمِسَتْ (8) وَإِذَا السَّمَاءُ فُرِجَتْ (9) وَإِذَا الْجِبَالُ نُسِفَتْ (10) وَإِذَا الرُّسُلُ أُقِّتَتْ (11) لِأَيِّ يَوْمٍ أُجِّلَتْ (12) لِيَوْمِ الْفَصْلِ (13) وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الْفَصْلِ (14) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (15) أَلَمْ نُهْلِكِ الْأَوَّلِينَ (16) ثُمَّ نُتْبِعُهُمُ الْآخِرِينَ (17) كَذَلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ (18) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (19) أَلَمْ نَخْلُقْكُمْ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ (20) فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَارٍ مَكِينٍ (21) إِلَى قَدَرٍ مَعْلُومٍ (22) فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ الْقَادِرُونَ (23) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (24) أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ كِفَاتًا (25) أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًا (26) وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا (27) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (28) انْطَلِقُوا إِلَى مَا كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ (29) انْطَلِقُوا إِلَى ظِلٍّ ذِي ثَلَاثِ شُعَبٍ (30) لَا ظَلِيلٍ وَلَا يُغْنِي مِنَ اللَّهَبِ (31) إِنَّهَا تَرْمِي بِشَرَرٍ كَالْقَصْرِ (32) كَأَنَّهُ جِمَالَتٌ صُفْرٌ (33) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (34) هَذَا يَوْمُ لَا يَنْطِقُونَ (35) وَلَا يُؤْذَنُ لَهُمْ فَيَعْتَذِرُونَ (36) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (37) هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ جَمَعْنَاكُمْ وَالْأَوَّلِينَ (38) فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْدٌ فَكِيدُونِ (39) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (40) إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَالٍ وَعُيُونٍ (41) وَفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُونَ (42) كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ (43) إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (44) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (45) كُلُوا وَتَمَتَّعُوا قَلِيلًا إِنَّكُمْ مُجْرِمُونَ (46) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (47) وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ارْكَعُوا لَا يَرْكَعُونَ (48) وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ (49) فَبِأَيِّ حَدِيثٍ بَعْدَهُ يُؤْمِنُونَ (50)
Terjemahan Surat al-Mursalaat
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
1.  Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan,
2.  Dan (Malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya[*],
3.  Dan (Malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya[**],
4.  Dan (Malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya,
5.  Dan (Malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,
6.  Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan,
7.  Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.
8.  Maka apabila bintang-bintang Telah dihapuskan,
9.  Dan apabila langit Telah dibelah,
10.  Dan apabila gunung-gunung Telah dihancurkan menjadi debu,
11.  Dan apabila rasul-rasul Telah ditetapkan waktu (mereka)[***].
12.  (niscaya dikatakan kepada mereka:) "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?"
13.  Sampai hari keputusan.
14.  Dan tahukah kamu apakah hari Keputusan itu?
15.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
16.  Bukankah kami Telah membinasakan orang-orang yang dahulu?
17.  Lalu kami iringkan (azab kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.
18.  Demikianlah kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa.
19.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
20.  Bukankah kami menciptakan kamu dari air yang hina[****]?
21.  Kemudian kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),
22.  Sampai waktu yang ditentukan,
23.  Lalu kami tentukan (bentuknya), Maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.
24.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
25.  Bukankah kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,
26.  Orang-orang hidup dan orang-orang mati [*****]?
27.  Dan kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan kami beri minum kamu dengan air tawar?
28.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
29.  (Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat): "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.
30.  Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang[******],
31.  Yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka".
32.  Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana.
33.  Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.
34.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
35.  Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),
36.  Dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.
37.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
38.  Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.
39.  Jika kamu mempunyai tipu daya, Maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.
40.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
41.  Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata-mata air.
42.  Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.
43.  (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah kamu dengan enak Karena apa yang Telah kamu kerjakan".
44.  Sesungguhnya Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
45.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
46.  (Dikatakan kepada orang-orang kafir): "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa".
47.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
48.  Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Rukuklah, niscaya mereka tidak mau ruku'[*******].
49.  Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
50.  Maka kepada perkataan apakah sesudah Al Quran Ini mereka akan beriman?

[*]  Maksudnya: terbang untuk melaksanakan perintah Tuhannya.
[**]  di waktu malaikat turun untuk membawa wahyu, sebagian ahli tafsir berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan an naasyiraat ialah angin yang bertiup dengan membawa hujan.
[***]  Maksudnya: waktu untuk berkumpul bersama-sama beserta umat mereka masing-masing.
[****]  yang dimaksud dengan air yang hina ialah air mani.
[*****]  Maksudnya: bumi mengumpulkan orang-orang hidup dipermukaannya dan orang-orang mati dalam perutnya
[******]  yang dimaksud dengan naungan di sini bukanlah naungan untuk berteduh akan tetapi asap api neraka yang mempunyai tiga gejolak, yaitu di kanan, di kiri dan di atas. Ini berarti bahwa azab itu mengepung orang-orang kafir dari segala penjuru.
[*******]  sebagian ahli tafsir mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan rukuk di sini ialah tunduk kepada perintah Allah; sebagian yang lainnya mengatakan, maksudnya ialah shalat.

--------------------
Asbabun Nuzul Surat al-Mursalaat ayat 48
Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Mujahid bahwa Firman Allah, wa idzaa qiila lahumurka’uu laa yarka’uun (dan apabila dikatakan kepada mereka: “Rukuklah, niscaya mereka tidak mau ruku’) (Al-Mursalaat: 48) turun berkenaan dengan suku Tsaqif yang tidak mau rukuk (shalat).


Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 25-50 | Tafsir Jalalain

Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 25
{ألم نجعل الأرض كِفَاتًا} مَصْدَر كَفَتَ بِمَعْنَى ضَمَّ أَيْ ضَامَّة
025. (Bukankah Kami menjadikan bumi tempat berkumpul) lafal Kifaatan adalah Mashdar dari lafal Kafata yang artinya berkumpul atau tempat untuk berkumpul.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 26
{أَحْيَاء} عَلَى ظَهْرهَا {وَأَمْوَاتًا} فِي بَطْنهَا
026. (Orang-orang hidup) pada permukaannya (dan orang-orang mati) yang ada pada perutnya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 27
{وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِي شَامِخَات} جِبَالًا مُرْتَفِعَات {وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاء فراتا} عذبا
027. (Dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi) gunung-gunung yang menjulang tinggi (dan Kami beri minum kalian dengan air yang tawar) air yang segar dan tawar.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 28
{وَيَلِ يَوْمئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ} وَيُقَال لِلْمُكَذِّبِينَ يَوْم الْقِيَامَة
028. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) kemudian pada hari kiamat dikatakan kepada orang-orang yang mendustakan:
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 29
{انْطَلِقُوا إلَى مَا كُنْتُمْ بِهِ} مِنْ الْعَذَاب {تكذبون}
029. ("Pergilah kamu sekalian mendapatkan azab yang dahulunya kalian mendustakannya.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 30
{انْطَلِقُوا إلَى ظِلّ ذِي ثَلَاث شُعَب} هُوَ دُخَان جَهَنَّم إذَا ارْتَفَعَ افْتَرَقَ ثَلَاث فِرَق لعظمه
030. (Pergilah kalian mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang) yang dimaksud adalah asap neraka Jahanam, apabila membubung terbagi menjadi tiga, karena sangat besarnya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 31
{لَا ظَلِيل} كَنِين يُظِلّهُمْ مِنْ حَرّ ذَلِكَ الْيَوْم {وَلَا يُغْنِي} يَرُدّ عَنْهُمْ شَيْئًا {مِنْ اللهب} النار
031. (Yang tidak melindungi) asap itu tidak dapat menaungi mereka dari panas hari itu (dan tiada bermanfaat) barang sedikit pun bagi mereka (untuk menolak api") yakni api neraka.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 32
{إنَّهَا} أَيْ النَّار {تَرْمِي بِشَرَرٍ} هُوَ مَا تَطَايَرَ مِنْهَا {كَالْقَصْرِ} مِنْ الْبِنَاء فِي عِظَمه وارتفاعه
032. (Sesungguhnya neraka itu) maksudnya, api neraka itu (melontarkan bunga api) memercikkan bunga api (sebesar istana) yakni besar dan tingginya bagaikan istana.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 33
{كأنه جمالات} جمع جمالت جَمْع جَمَل وَفِي قِرَاءَة جِمَالَت {صُفْر} فِي هَيْئَتهَا وَلَوْنهَا وَفِي الْحَدِيث شِرَار النَّاس أَسْوَد كَالْقِيرِ وَالْعَرَب تُسَمِّي سُود الْإِبِل صُفْرًا لِشَوْبِ سَوَادهَا بِصُفْرَةٍ فَقِيلَ صُفْر فِي الْآيَة بِمَعْنَى سُود لِمَا ذُكِرَ وَقِيلَ لَا وَالشَّرَر جَمْع شرارة والقير القار
033. (Seolah-olah ia iringan unta) lafal Jimaalaatun bentuk jamak dari lafal Jimaalah, juga lafal Jimaalah ini adalah bentuk jamak dari lafal Jamalun. Menurut suatu qiraat dibaca Jimaalatun (yang kuning kehitam-hitaman) perwujudan dan warnanya. Di dalam sebuah hadis disebutkan: "Manusia yang paling buruk ialah yang hitam bagaikan aspal." Orang-orang Arab menamakan unta yang berwarna hitam unta kuning, demikian itu karena warna hitamnya dicampuri dengan warna kuning. Tetapi menurut pendapat yang lain bahwa arti lafal Shufrun dalam ayat ini adalah hitam, karena alasan yang telah disebutkan tadi, tetapi menurut pendapat lainnya lagi bermakna kuning. Lafal Syararun adalah bentuk jamak dari lafal Syaraarah artinya percikan atau bunga api; dan lafal Al-Qiiru/Al-Qaaru artinya belakin atau aspal.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 34
{ويل يومئذ للمكذبين}
034. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 35

{هَذَا} أَيْ يَوْم الْقِيَامَة {يَوْم لَا يَنْطِقُونَ} فيه بشيء
035. (Ini) yakni hari kiamat ini (adalah hari yang mereka tidak dapat berbicara) sepatah kata pun.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 36
{وَلَا يُؤْذَن لَهُمْ} فِي الْعُذْر {فَيَعْتَذِرُونَ} عَطْف عَلَى يُؤْذَن مِنْ غَيْر تَسَبُّب عَنْهُ فَهُوَ دَاخِل فِي حَيِّز النَّفْي أَيْ لَا إذْن فلا اعتذار
036. (Dan tidak diizinkan kepada mereka) mengemukakan alasannya (sehingga mereka dapat mengemukakan alasannya) lafal Faya'tadziruuna di'athafkan kepada lafal Yu'dzanu tanpa ada penyebab yang mengaitkannya, tetapi tetap termasuk ke dalam pengertian negatif. Artinya tiada berkenan bagi mereka untuk berbicara, maka tiada alasan bagi mereka.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 37
{ويل يومئذ للمكذبين}
037. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 38
{هَذَا يَوْم الْفَصْل جَمَعْنَاكُمْ} أَيّهَا الْمُكَذِّبُونَ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّة {وَالْأَوَّلِينَ} مِنْ الْمُكَذِّبِينَ قَبْلكُمْ فَتُحَاسَبُونَ وتعذبون جميعا
038. (Ini adalah hari keputusan; Kami mengumpulkan kalian) hai orang-orang yang mendustakan dari kalangan umat ini, yakni umat Nabi Muhammad (dan orang-orang yang terdahulu) dari kalangan orang-orang yang mendustakan sebelum kalian; lalu kalian semuanya akan dihisab kemudian diazab.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 39
{فَإِنْ كَانَ لَكُمْ كَيْد} حِيلَة فِي دَفْع العذاب عنكم {فكيدون} فافعلوها
039. (Jika kalian mempunyai tipu daya) tipu muslihat untuk melindungi diri kalian dari azab (maka lakukanlah tipu daya kalian itu terhadap-Ku) perbuatlah tipu daya kalian itu.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 40
{ويل يومئذ للمكذبين}
040. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 41
{إنَّ الْمُتَّقِينَ فِي ظِلَال} أَيْ تَكَاثُف أَشْجَار إذْ لَا شَمْس يُظِلّ مِنْ حَرّهَا {وَعُيُون} نَابِعَة مِنْ الْمَاء
041. (Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan) berada dalam naungan pohon-pohon, yang pada hari itu bukan main panasnya, padahal tiada matahari (dan mata air-mata air) yang mengalir.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 42
{وَفَوَاكِه مِمَّا يَشْتَهُونَ} فِيهِ إعْلَام بِأَنَّ الْمَأْكَل وَالْمَشْرَب فِي الْجَنَّة بِحَسَبِ شَهَوَاتهمْ بِخِلَافِ الدُّنْيَا فَبِحَسَبِ مَا يَجِد النَّاس فِي الْأَغْلَب وَيُقَال لهم
042. (Dan mendapat buah-buahan dari jenis-jenis yang mereka sukai) di dalam ungkapan ayat ini terkandung pengertian bahwa makanan dan minuman di surga sesuai dengan selera penghuninya masing-masing. Berbeda dengan keadaan di dunia, makanan dan minuman sesuai dengan kemampuan masing-masing. Kemudian dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa itu:
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 43
{كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا} حَال أَيْ مُتَهَنِّئِينَ {بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ} مِنْ الطَّاعَة
043. ("Makan dan minumlah kalian dengan enak) lafal Haniian merupakan Haal atau kata keterangan keadaan, yakni makan dan minumlah dengan seenak-enaknya (karena apa yang telah kalian kerjakan") berupa ketaatan.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 44
{إنا كذلك} كما جزينا المتقين {نجزي المحسنين}
044. (Sesungguhnya demikianlah Kami) sebagaimana Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang takwa (memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 45
{ويل يومئذ للمكذبين}
045. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 46
{كُلُوا وَتَمَتَّعُوا} خِطَاب لِلْكُفَّارِ فِي الدُّنْيَا {قَلِيلًا} مِنْ الزَّمَان وَغَايَته إلَى الْمَوْت وَفِي هَذَا تهديد لهم {إنكم مجرمون}
046. ("Makanlah dan bersenang-senanglah kamu sekalian) khithab atau perintah ini ditujukan kepada orang-orang kafir di dunia (dalam waktu yang pendek) waktu yang singkat; yang batasnya adalah kematian mereka. Di dalam ungkapan ini terkandung makna ancaman terhadap mereka (sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang berdosa.")
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 47
{ويل يومئذ للمكذبين}
047. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 48
{وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ ارْكَعُوا} صَلُّوا {لَا يَرْكَعُونَ} لا يصلون
048. (Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Rukuklah") yakni salatlah kalian (niscaya mereka tidak mau rukuk) tidak mau salat.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 49
{ويل يومئذ للمكذبين}
049. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 50
{فَبِأَيِّ حَدِيث بَعْده} أَيْ الْقُرْآن {يُؤْمِنُونَ} أَيْ لَا يَمْكَن إيمَانهمْ بِغَيْرِهِ مِنْ كُتُب اللَّه بَعْد تَكْذِيبهمْ بِهِ لِاشْتِمَالِهِ عَلَى الْإِعْجَاز الَّذِي لم يشتمل عليه غيره
050. (Maka kepada perkataan apakah sesudah ini) sesudah Alquran ini (mereka akan beriman?) maksudnya, tidak mungkin mereka akan beriman kepada kitab-kitab Allah lainnya sesudah mereka mendustakannya, karena di dalam Alquran terkandung unsur I'jaz atau mukjizat yang tidak terdapat pada kitab-kitab Allah lainnya.

Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 1-24 | Tafsir Jalalain

Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 1
{وَالْمُرْسَلَات عُرْفًا} أَيْ الرِّيَاح مُتَتَابِعَة كَعُرْفِ الْفَرَس يَتْلُو بَعْضه بَعْضًا وَنَصْبه عَلَى الْحَال
001. (Demi angin yang bertiup sepoi-sepoi) yang bertiup secara beruntun bagaikan beruntunnya susunan rambut kuda yang satu sama lainnya saling beriring-iringan. Dinashabkan karena menjadi Haal atau kata keterangan keadaan.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 2
{فَالْعَاصِفَات عَصْفًا} الرِّيَاح الشَّدِيدَة
002. (Dan demi angin yang bertiup dengan kencang) yang bertiup sangat kencang.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 3
{وَالنَّاشِرَات نَشْرًا} الرِّيَاح تَنْشُر الْمَطَر
003. (Dan demi angin yang menyebarkan rahmat) yaitu angin yang menyebarkan hujan.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 4
{فَالْفَارِقَات فَرْقًا} أَيْ آيَات الْقُرْآن تَفْرُق بَيْن الْحَقّ وَالْبَاطِل وَالْحَلَال وَالْحَرَام
004. (Dan demi yang membedakan sejelas-jelasnya) maksudnya, demi ayat-ayat Alquran yang membedakan antara perkara yang hak dan perkara yang batil, serta yang membedakan antara perkara yang halal dan perkara yang haram.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 5
{فَالْمُلْقِيَات ذِكْرًا} أَيْ الْمَلَائِكَة تَنْزِل بِالْوَحْيِ إلَى الْأَنْبِيَاء وَالرُّسُل يُلْقُونَ الْوَحْي إلَى الْأُمَم
005. (Dan demi malaikat-malaikat yang menyampaikan peringatan) yakni malaikat-malaikat yang turun untuk menyampaikan wahyu kepada para nabi dan para rasul supaya wahyu tersebut disampaikan kepada umat-umat manusia.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 6
{عُذْرًا أَوْ نُذْرًا} أَيْ لِلْإِعْذَارِ وَالْإِنْذَار مِنْ اللَّه تَعَالَى وَفِي قِرَاءَة بِضَمِّ ذَال نُذْرًا وَقُرِئَ بِضَمِّ ذَال عُذْرًا
006. (Untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan-peringatan) dari Allah swt. Menurut suatu qiraat dibaca 'Udzuran dan Nudzuran, dengan memakai harakat damah pada kedua huruf Dzalnya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 7
{إنَّمَا تُوعَدُونَ} أَيْ يَا كُفَّار مَكَّة مِنْ الْبَعْث وَالْعَذَاب {لَوَاقِع} كَائِن لَا مَحَالَة
007. (Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian itu) hai orang-orang kafir Mekah, yaitu mengenai hari berbangkit dan azab yang akan menimpa kalian (pasti terjadi) pasti akan terjadi.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 8
{فَإِذَا النُّجُوم طُمِسَتْ} مُحِيَ نُورهَا
008. (Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan) dihilangkan cahayanya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 9
{وَإِذَا السَّمَاء فُرِجَتْ} شُقَّتْ
009. (Dan apabila langit dibelah) atau menjadi terbelah.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 10
{وَإِذَا الْجِبَال نُسِفَتْ} فُتِّتَتْ وَسُيِّرَتْ
010. (Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan) diletuskan hingga menjadi debu yang beterbangan.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 11
{وإذا الرسل أُقِّتَتْ} بِالْوَاوِ وَبِالْهَمْزَةِ بَدَلًا مِنْهَا أَيْ جُمِعَتْ لوقت
011. (Dan apabila rasul-rasul telah dikumpulkan di dalam suatu waktu) memakai Wau dan Hamzah sebagai Badal daripadanya yaitu, pada satu ketika rasul-rasul akan dikumpulkan.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 12
{لِأَيّ يَوْم} لِيَوْمٍ عَظِيم {أُجِّلَتْ} لِلشَّهَادَةِ عَلَى أممهم بالتبليغ
012. (Sampai hari kapankah) yakni hari yang besar (ditangguhkan) persaksian terhadap umat-umat mereka tentang penyampaian mereka?
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 13
{لِيَوْمِ الْفَصْل} بَيْن الْخَلْق وَيُؤْخَذ مِنْهُ جَوَاب إذَا أَيْ وَقَعَ الْفَصْل بَيْن الْخَلَائِق
013. (Sampai hari keputusan) di antara semua makhluk; dari pengertian ayat inilah diambil kesimpulan bagi Jawab lafal Idzaa yakni, terjadilah keputusan di antara semua makhluk.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 14
{وَمَا أَدْرَاك مَا يَوْم الْفَصْل} تَهْوِيل لِشَأْنِهِ
014. (Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?) ayat ini menggambarkan tentang kengerian yang terdapat di dalam hari tersebut.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 15
{وَيْل يَوْمئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ} هَذَا وَعِيد لَهُمْ
015. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) ayat ini mengandung makna ancaman bagi mereka yang tidak mempercayainya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 16
{أَلَمْ نُهْلِك الْأَوَّلِينَ} بِتَكْذِيبِهِمْ أَيْ أَهْلَكْنَاهُمْ
016. (Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?) disebabkan kedustaan mereka.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 17
{ثُمَّ نُتْبِعهُمْ الْآخِرِينَ} مِمَّنْ كَذَّبُوا كَكُفَّارِ مَكَّة فَنُهْلِكهُمْ
017. (Lalu Kami iringi mereka dengan orang-orang yang datang kemudian) di antara orang-orang yang mendustakan seperti orang-orang kafir Mekah, maka Kami kelak akan membinasakan mereka pula.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 18
{كَذَلِكَ} مِثْل مَا فَعَلْنَا بِالْمُكَذِّبِينَ {نَفْعَل بِالْمُجْرِمِينَ} بِكُلِّ مَنْ أَجْرَمَ فِيمَا يَسْتَقْبِل فَنُهْلِكهُمْ
018. (Demikianlah) sebagaimana Kami lakukan terhadap orang-orang yang mendustakan (Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa) artinya, Kami akan melakukan hal yang sama terhadap orang-orang yang berdosa yang kelak akan datang, yaitu Kami pasti akan membinasakan mereka.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 19
{وَيَلِ يَوْمئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ} تَأْكِيد
019. (Kecelakaan besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan) sebagai pengukuh terhadap ayat sebelumnya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 20
{أَلَمْ نَخْلُقكُمْ مِنْ مَاء مَهِين} ضَعِيف وَهُوَ المني
020. (Bukankah Kami menciptakan kalian dari air yang hina?) yang lemah, yaitu air mani.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 21
{فَجَعَلْنَاهُ فِي قَرَار مَكِين} حَرِيز وَهُوَ الرَّحِم
021. (Kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh) tempat yang terpelihara, yaitu dalam rahim.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 22
{إلَى قَدَر مَعْلُوم} وَهُوَ وَقْت الْوِلَادَة
022. (Sampai waktu yang ditentukan) yaitu sampai waktu kelahirannya.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 23
{فَقَدَرنَا} على ذلك {فنعم القادرون} نحن
023. (Lalu Kami tentukan) waktu tersebut (maka sebaik-baik yang menentukan) adalah Kami.
--------------------
Tafsir Surat al-Mursalaat ayat 24
{ويل يومئذ للمكذبين}
024. (Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.)